
Workshop Aromaterapi merupakan kegiatan praktikum esensial bagi mahasiswa yang mengambil Mata Kuliah Terapi Herbal. Kegiatan ini secara langsung mengimplementasikan visi Program Studi Keperawatan untuk mengembangkan IPTEKS (Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni) bidang keperawatan kronis yang unggul dan islami. Tujuan utama workshop ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam memanfaatkan bahan alami sebagai terapi suportif bagi pasien dengan kondisi kronis, khususnya untuk memfasilitasi relaksasi dan manajemen nyeri. Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi calon perawat dalam menyediakan perawatan holistik yang berlandaskan kearifan lokal.

Kegiatan workshop ini diselenggarakan di Hortus Medikus Tawangmangu pada tanggal 25 November 2025. Lokasi ini dipilih karena memiliki fasilitas dan koleksi yang mendukung pembelajaran terapi herbal secara komprehensif. Workshop ini diikuti oleh 12 mahasiswa dari Program Studi Keperawatan dan didampingi oleh 2 dosen sebagai fasilitator. Kehadiran dosen memastikan bahwa materi yang disampaikan memiliki landasan ilmiah dan sesuai dengan kurikulum, sementara jumlah peserta yang terbatas memungkinkan interaksi yang lebih intensif dan praktik yang lebih mendalam bagi setiap mahasiswa.


Sebelum memulai praktik langsung, kegiatan diawali dengan serangkaian kunjungan edukatif. Pertama, mahasiswa mengunjungi “Hortus Med Wellness Center” untuk mengamati alur pelayanan pengobatan herbal, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan, hingga proses pengambilan jamu atau ramuan herbal. Pemahaman ini memberikan gambaran nyata tentang integrasi terapi herbal dalam sistem pelayanan kesehatan. Selanjutnya, mahasiswa mengunjungi etalase tanaman obat untuk mempelajari beragam tanaman herbal—baik asli Indonesia maupun impor—termasuk manfaat, kandungan bahan aktif, dan identifikasi visualnya. Kunjungan diakhiri di unit pasca panen, di mana mahasiswa belajar tentang proses pengolahan bahan alami menjadi bahan siap pakai yang steril dan standar.
Bagian inti dari workshop adalah sesi praktik langsung. Mahasiswa terlebih dahulu mengikuti workshop pembuatan roll on aromaterapi dengan menggunakan bahan dasar utama minyak gandapura dan mentol kristal. Sesi ini mengajarkan formulasi dosis dan teknik pencampuran yang tepat. Setelah istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan “Potpourri”. Potpourri ini merupakan hiasan yang terdiri dari campuran berbagai bunga kering dan rempah-rempah, yang dirancang khusus untuk menghasilkan aroma yang berfungsi untuk mendorong relaksasi, ketenangan, menghilangkan stres, dan meredakan nyeri pada pasien. Kedua produk praktik ini memberikan mahasiswa keterampilan aplikatif yang langsung dapat digunakan dalam praktik keperawatan kronis.
