Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan Nursing Skill Training Class “GERCEP”: Gerakan Cepat Penanganan Darurat Pada Anak. Kegiatan pelatihan ini berlangsung pada Sabtu, 17 Mei 2025, di Auditorium Muh Djasman UMS, dan diikuti oleh mahasiswa keperawatan serta berbagai pihak yang tertarik untuk meningkatkan kemampuan penanganan kegawatdaruratan pada anak.

Pelatihan “GERCEP” ini dirancang khusus untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis dan cepat dalam menghadapi situasi darurat yang melibatkan anak-anak, sebuah kebutuhan krusial dalam dunia keperawatan. Materi yang disampaikan meliputi berbagai skenario kegawatdaruratan pediatri, seperti:
- Pertolongan Pertama pada Anak Tersedak: Mengenali tanda bahaya dan respons cepat.
- Basic Life Support (BLS) Anak: Teknik resusitasi jantung paru (RJP) yang disesuaikan untuk anak dan bayi.
- Manajemen Airway dan Breathing: Penanganan jalan napas dan bantuan pernapasan pada anak.
- Penanganan Kejang dan Cedera Anak: Tindakan awal yang tepat untuk kondisi umum pada anak.
- Simulasi Kasus Nyata: Latihan langsung dengan manekin dan peralatan untuk mengasah keterampilan.
[Muhammad Imam Baihaqi], Ketua HMP Keperawatan UMS]. “Kami memahami betul betapa pentingnya kesiapan dan kecepatan dalam penanganan darurat pada anak. Melalui ‘GERCEP’, kami ingin memastikan mahasiswa kami tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang solid agar bisa memberikan asuhan keperawatan terbaik di saat krusial. Antusiasme peserta sangat luar biasa, menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya materi ini.”
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dan instruktur yang kompeten di bidang keperawatan anak dan kegawatdaruratan. Metode pelatihan yang interaktif, demonstrasi, dan simulasi kasus membuat peserta dapat langsung mempraktikkan teori yang diberikan.
Diharapkan, dengan mengikuti pelatihan “GERCEP” ini, para peserta, khususnya calon perawat, akan semakin percaya diri dan sigap dalam memberikan pertolongan pertama pada anak-anak yang membutuhkan penanganan darurat, sehingga dapat berkontribusi positif dalam menyelamatkan nyawa dan mencegah kecacatan.
