| Target Keunggulan | : | Penelitian Dasar berbasis keperawatan kronis yang terkait dengan keperawatan : Dewasa, Anak, Maternitas, Jiwa dan | | Penelitian dasar lanjutan berbasis keperawatan kronis yang terkait dengan keperawatan : Dewasa, Anak, Maternitas, | | Penelitian terapan berbasis keperawatan kronis yang terkait dengan keperawatan : Dewasa, Anak, Maternitas, Jiwa dan | | Penelitian terapan lanjutan berbasis keperawatan kronis yang terkait dengan keperawatan : Dewasa, Anak, Maternitas, | |
| | Komunitas | | Jiwa dan Komunitas | | Komunitas | | Jiwa dan Komunitas | |
| Tema Besar Penelitian Prodi | : | Penelitian Dasar terkait dengan penyakit Kronis | | Penelitian terapan terkait dengan penyakit Kronis | | Penelitian terapan terkait dengan penyakit Kronis | | Penelitian pengembangan terkait dengan penyakit Kronis | |
| | TP1 Penelitian dasar berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan dewasa / KMB | | TP1 Penelitian dasar lanjutan berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan dewasa / KMB | | TP1 Penelitian terapan berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan dewasa / KMB | | TP1 Penelitian pengembangan berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan dewasa / KMB | |
| | 1. Kajian pemberian suplemen kombinasi serbuk ikan gabus (Channa Striata) dengan ekstrak buah pare (Momordica Charantia L.) terhadap perbaikan klinis ulkus diabetik (Biomarker : kadar glukosa darah, glycated albumin, kadar AGEs, insulin secretion, kadar TNF-α, FGF dan skore PEDIS) (Tahun 2021-2022) (Fahrun NR) | | 1. Kajian pemberian suplemen kombinasi serbuk ikan gabus (Channa Striata) dengan ekstrak buah pare (Momordica Charantia L.) terhadap perbaikan klinis ulkus diabetik (Biomarker : kadar glukosa darah, glycated albumin, kadar AGEs, insulin secretion, kadar TNF-α, FGF dan skore PEDIS) (Tahun 2021-2022). (Fahrun NR) | | 1. Suplemen kombinasi serbuk ikan gabus (Channa Striata) dengan ekstrak buah pare (Momordica Charantia L.) untuk perbaikan klinis ulkus diabetik (Biomarker : kadar glukosa darah, glycated albumin, kadar AGEs, insulin secretion, kadar TNF-α, FGF dan skore PEDIS) (Pengajuan untuk tahun 2023-2024). (Fahrun NR) | | 1. Pengembangan dan hilirisasi suplemen kombinasi serbuk ikan gabus, ekstrak buah pare dan daun kelor untuk perbaikan klinis ulkus diabetik (Biomarker : kadar glukosa darah, glycated albumin, kadar AGEs, insulin secretion, kadar TNF-α, FGF dan skore PEDIS). (Pengajuan tahun 2025) (Fahrun NR) | |
| | 2. Pengaruh aromaterapi inhalasi geranium terhadap nyeri, mual dan muntah pada pasien kanker selama kemoterapi (Tahun 2022) (Fahrun NR) | | | | | | | |
| | 3. Stress dan dihubungkan dengan kepatuhan diet pada penderita DM tipe 2 (Tahun 2022) (Fahrun NR) | | 2. Identifikasi factor yang paling dominan dan berpengaruh terhadap hipertensi dengan komplikasi. (Arina Maliya) | | 2. Intervensi pemberian terapi komplementer untuk terapi hipertensi dengan komplikasi. (Arina Maliya) | | 2. Pemberian terapi dzikir untuk menurunkan tekanan darah pasien hipertensi dengan komplikasi. (Arina Maliya) | |
| | 4. gambaran factor-faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan tekanan darah penderita hipertensi dengan komplikasi. (Arina Maliya) | | | | | | | |
| | 5. Identifikasi determinant perawatan pasien gagal jantung berbasis Patient Family Centered Care (PFCC) (Beti Kristinawati) | | 3. Eksplorasi implementasi PFCC oleh tenaga kesehatan. (Beti Kristinawati) | | 3. Pengembangan model tahap I (Beti Kristinawati) | | 3. Pengembangan model tahap II. (Beti Kristinawati) | |
| | 6. gambaran self manajemen diabetes (Okti SP) | | | | | | | |
| | 7. gambaran neuropati (Okti SP) | | 4. Faktor yang mempengaruhi self manajemen diabetes (Okti SP) | | 4. penerapan sistem aplikasi self manajemen diabetes (Okti SP) | | 4. Aplikasi self manajemen pasien diabetes (Okti SP) | |
| | | | 5. Faktor yang mempengaruhi neuropati diabetes (Okti SP) | | 5. penerapan sistem aplikasi neuropati diabetes (Okti SP) | | 5. aplikasi self manajemen neuropati diabetes (Okti SP) | |
| TOPIK PENELITIAN | :
| | | | | | | | |
| | TP2 Penelitian dasar berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan anak. | | TP2 Penelitian dasar lanjutan berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan anak | | TP2 Penelitian terapan berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan anak | | TP2 Penelitian pengembangan berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan anak | |
| | 1. Eksplorasi pengalaman ibu dengan anak stunting. (Irdawati) | | 1. Gambaran pengetahuan dan persepsi ibu tentang stunting. (Irdawati) | | 1. Intervensi edukasi dengan berbagai media dalam pencegahan stunting. (Irdawati) | | 1. Model pola asuh ibu pada anak dalam mencegah stunting. (Irdawati) | |
| | TP3 Penelitian dasar berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan maternitas | | TP3 Penelitian dasar lanjutan berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan maternitas | | TP3 Penelitian terapan berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan maternitas | | TP3 Penelitian pengembangan berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan maternitas | |
| | 1. Penyakit penyerta kecacingan pada ibu hamil. (Sulastri) | | 1. Hubungan kadar ibu hamil anemia dengan kecacingan. (Sulastri) | | 1. Pendidikan kesehatan dalam pencegahan komplikasi persalinan pada ibu hamil anemia. (Sulastri) | | | |
| | 2. Penyakit penyerta pada ibu selama kehamilan. (Sulastri) | | 2. Factor yang mempengaruhi penyakit penyerta selama kehamilan. (Sulastri) | | 2. Senam bola ibu hamil dalam menurunkan tekanan darah pada ibu hamil. (Sulastri) | | 1. Pemberian daun katuk pada ibu hamil anemia untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. (Sulastri) | |
| | | | | | | | 2. Aroma therapi lavender untuk menurunkan stress pada ibu intranatal dalam menurunkan tekanan darah. (Sulastri) | |
| | TP4 Penelitian dasar berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan jiwa | | TP4 Penelitian dasar lanjutan berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan jiwa | | TP4 Penelitian terapan berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan jiwa | | TP4 Penelitian pengembangan berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan jiwa | |
| | 1. Health Seeking Behaviour pada Pasien dengan Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa di Sekitar Kampus UMS. (Arif Widodo) | | 1. Promosi Kesehatan pada keluarga, kader, dan tenaga kesehatan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup pasien gangguan jiwa. (Arif Widodo) | | 1. Upaya peningkatan kualitas hidup pasien pasca pasung melalui promosi kesehatan multilevel pada pasien dengan gangguan jiwa. (Arif Widodo) | | 1. Upaya Peningkatan standar Pelayanan kesehatan jiwa (Arif Widodo) | |
| | TP5 Penelitian dasar berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan komunitas | | TP5 Penelitian dasar lanjutan berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan komunitas | | TP5 Penelitian terapan berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan komunitas | | TP5 Penelitian Pengembangan berbasis penyakit kronis pada tatanan keperawatan komunitas. | |
| | 1. Studi tentang perilaku Kesehatan dalam konteks prevensi primer dalam rangka pencegahan penyakit kronis (hipertensi-DM) (Abi Muhlisin) | | 1. Pemahaman dan sikap masyarakat terhadap peningkatan prefalensi penyakit kronik di wilayah sekitar tempat tinggal (Abi Muhlisin) | | 1. Pengembangan model partisipasi masyarakat dalam pencegahan penakit kronos. (Abi Muhlisin) | | 1. Aplikasi model partisipasi masyarakat dalam mengidentifikasi, pencegahan dan perawatan penderita penyakit kronis di komunitas. (Abi Muhlisin) | |
| | 2. Survey pelaksanaan PHBS di berbagai tatanan di wilayah Kartasura-Sukoharjo (Wachidah Y) | | 2. Analisa niat dan perilaku masyakarat terhadap pencegahan penyakut kronik. (Abi Muhlisin) | | 2. Pengembangan model peran keluarga dalam mencegah kekambuhan penyakit kronik pada anggota keluarga. (Abi Muhlisin) | | 2. Aplikasi model partisipasi dan peran keluarga berbasis perawatan keluarga dalam merawata anggota keluarga yang sakit kronik. (Abi Muhlisin) | |
| | 3. Gambaran penyakit kronis pada lanjut usia di masyarakat. (Kartinah) | | 3. Upaya dan sosialisasi PHBS di tatanan keluarga. (Wachidah Y) | | 3. Model Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan PHBS. (Wachidah Y) | | 3. Penerapan Model aplikasi PHBS berbasis desa sehat untuk pencegahan penyakit kronik. (Wachidah Y) | |
| | 4. Gambaran pelaksanaan kelas Ibu hamil untuk meningkatkan kesehatan Ibu terutama untuk pencegahan penyakit kronis pada kehamilan (Vinami Yulian) | | 4. Kualitas lanjut usia dengan penyakit kronis di masyarakat (Kartinah) | | 4. Kualitas lanjut usia dengan penyakit kronis di masyarakat. (Kartinah) | | 4. Peer group empowerment lanjut usia dengan penyakit kronis untuk meningkatkan kualitas hidup. (Kartinah) | |
| | | | | | | | 5. Evaluasi kelas ibu hamil terintegrasi dalam Desa SIAGA untuk meningkatkan kesehatan ibu. (Vinami Yulian) | |
| | | | 5. Penyusunan kelas ibu hamil terintegrasi dalam Desa SIAGA untuk meningkatkan kesehatan ibu. (Vinami Yulian) | | 5. Implementasi kelas ibu hamil terintegrasi dalam Desa SIAGA untuk meningkatkan kesehatan ibu. (Vinami Yulian) | | | |
| Luaran | : | 1. Publikasi Jurnal Internasional | | 1. Publikasi Jurnal Internasional | | 1. Publikasi Jurnal Internasional | | 1. Publikasi Jurnal Internasional | |
| | 2. Publikasi Jurnal Nasional | | 2. Publikasi Jurnal Nasional | | 2. Publikasi Jurnal Nasional | | 2. Publikasi Jurnal Nasional | |
| | 3. Publikasi Prosiding Internasional | | 3. Publikasi Prosiding Internasional | | 3. Publikasi Prosiding Internasional | | 3. Publikasi Prosiding Internasional | |
| | 4. Publikasu Prosiding Nasional | | 4. Publikasu Prosiding Nasional | | 4. Publikasu Prosiding Nasional | | 4. Publikasu Prosiding Nasional | |
| | 5. Buku | | 5. Buku | | 5. Buku | | 5. Buku | |
| | 6. Kekayaan Intelektual | | 6. Kekayaan Intelektual | | 6. Kekayaan Intelektual | | 6. Kekayaan Intelektual | |
| | 7. TTG | | 7. TTG | | 7. TTG | | 7. TTG | |
| | 8. Kebijakan | | 8. Kebijakan | | 8. Kebijakan | | 8. Kebijakan | |
| Sumber Pendanaan | | 1. DPRM / Simlitabmas. | | 5. DPRM / Simlitabmas. | | 9. DPRM / Simlitabmas. | | 13. DPRM / Simlitabmas. | |
| | 2. Eksternal Non DPRM | | 6. Eksternal Non DPRM | | 10. Eksternal Non DPRM | | 14. Eksternal Non DPRM | |
| | 3. Internal Isrecod | | 7. Internal Isrecod | | 11. Internal Isrecod | | 15. Internal Isrecod | |
| | 4. Internal PID | | 8. Internal PID | | 12. Internal PID | | 16. Internal PID | |
| | | | | | | | | |
| Anggota Penelitian | | 1. Ketua…………… | | 1. Ketua…………… | | 1. Ketua…………… | | 1. Ketua…………… | |
| | 2. Sekretaris …………. | | 2. Sekretaris …………. | | 2. Sekretaris …………. | | 2. Sekretaris …………. | |
| | 3. Bendahara ……………. | | 3. Bendahara ……………. | | 3. Bendahara ……………. | | 3. Bendahara ……………. | |
| | 4. Anggota…………. | | 4. Anggota…………. | | 4. Anggota…………. | | 4. Anggota…………. | |
| Rencana Penelitian | : | Total: 15 | judul | Total: 14 | judul | Total: 14 | judul | Total: 14 | judul |