You are currently viewing Kreativitas Mendunia: Tim UMS Raih 4 Gold Medal di Ajang World Young Inventors Exhibition 2025

Kreativitas Mendunia: Tim UMS Raih 4 Gold Medal di Ajang World Young Inventors Exhibition 2025

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan prestasinya di kancah global dengan meraih empat medali emas pada ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2025 di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia. Prestasi gemilang ini menegaskan posisi UMS sebagai perguruan tinggi terdepan dalam inovasi dan daya saing internasional.

Wakil Rektor III UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., mengungkapkan kebanggaannya. “Empat medali emas ini adalah bukti nyata kerja keras dan dedikasi mahasiswa kami. Ini juga menunjukkan komitmen UMS dalam meningkatkan kompetensi global lulusan,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa capaian ini mencerminkan kelengkapan hard skill dan soft skill mahasiswa UMS. UMS berkomitmen untuk terus mendorong mahasiswa bersaing di panggung global.

Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., Kepala Biro Kemahasiswaan UMS, menambahkan, “Prestasi ini semakin memperkuat rekognisi UMS sebagai kampus yang islami, mencerahkan, unggul, dan mendunia. Kami berharap ini menjadi bukti keberlanjutan UMS dalam mengembangkan talenta mahasiswa.”

Keberhasilan ini tak lepas dari strategi dan dukungan intensif dari Biro Kemahasiswaan UMS. Ir. Muhammad Alfatih, S.T., M.T., Kepala Bagian Penalaran, Kreativitas, dan Softskill Biro Kemahasiswaan UMS, menjelaskan bahwa UMS memberikan subsidi besar untuk kompetisi bergengsi seperti WYIE, melakukan uji kelayakan produk, pendampingan intensif, dan simulasi presentasi. Dukungan finansial yang signifikan, mulai dari produksi produk hingga akomodasi, menjadi kunci sukses. “Tantangan pembiayaan diatasi berkat kolaborasi dengan fakultas dan prodi,” jelas Alfatih.

Partisipasi di ajang internasional ini tidak hanya mengharumkan nama UMS, tetapi juga mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya poin pengalaman belajar di luar kampus (IKU 2) dan kesiapan kerja (IKU 1).

Keempat produk inovatif yang berhasil meraih medali emas adalah:

  • All- in- One IoMT System for Automated Fluid IV, Blood Pressure, and Temperature Monitoring with SDG-Driver Precision for Healthcare Service Optimization. Tim Medlink terdiri atas : Marko Refianto (FT/TM), M. Adityo Rivalta (FT/TM), Muhammad Satria Ananta (FT/TE), Ilham Aziz Saputra (FT/TE), Aisyah Nur Afifah (FIK/Kesmas), Melshanda Intan Monica (FF/Farmasi) dan Septi Widayanti (FKIP/PTI)
  • Palmgear : Acne Nanoemulgel Formulation Based on Papaya Seeds and Mangosteen Peel Waste for Innovative Acne Treatment. Tim PalmGear terdiri dari : Zana Sahya Locita (FF), Aisyah Nurfadhilah Jamhuri (FF), dan Yana Maryufa (FF).
  • NAKARA Hair Tonic 3 in 1 Nanoemulsion Solution for Healthy Hair With Combination Extract of Aloe Vera, Sunflower Seed Oil and Candle nut. Tim Nakara terdiri dari : Heldiyana Ellisia Paramita (FF), Ronindya Gerry Aprastya (FF), Ilma Athi’a (FF), Radian Akmal Abiyyu (FF) dan Salma Dahayu Afriandhina (FF).
  • “Myntherke”: Interactive Educational Video Game in a Programme to Improve Children’s Learning Motivation and Cognitive Function. Tim Mynterke terdiri dari : Reja Arrafi (FIK), ⁠Komaruddin Yahya (FKIP), Muhammad Rayhan (FIK), Aura Kalbu Darsono (FKIP), Faishal Nur Haidar Afif (FKI), Airlangga Pradana Prakusa (FKI), dan ⁠Kurniawan Candra Mahardika (FKI).

Adapun salah satu produk inovatif yang meraih medali emas adalah “Myntherke”: Interactive Educational Video Game in a Programme to Improve Children’s Learning Motivation and Cognitive Function” yang dikembangkan oleh mahasiswa dari Program Studi Keperawatan. “Kami sangat bangga dengan inovasi mahasiswa kami di bidang kesehatan. Ini menunjukkan bagaimana ilmu keperawatan dapat berkontribusi nyata dalam pengembangan teknologi mutakhir untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik dengan berkolaborasi dengan fakultas lain yaitu FKIP dan FKI UMS. Prestasi ini juga memotivasi kami untuk terus mencetak tenaga kerja profesional masa depan yang inovatif dan berdaya saing global,” ujar [Dr. Arif Widodo, M.Kes].

UMS terus berupaya memfasilitasi inkubasi produk inovasi ini dan mengoptimalkan pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Keikutsertaan ini semakin mengukuhkan UMS dalam mencetak generasi yang unggul, kreatif, dan adaptif menghadapi tantangan masa depan.