Program Studi Profesi Ners UMS kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dengan sukses menyelenggarakan pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Provider Smart Emergency, sebuah lembaga pelatihan kegawatdaruratan yang terkemuka.

Pelatihan BTCLS yang berlangsung pada 12 hingga 17 Mei 2025di Red Chilies Hotel Solo ini diikuti oleh 98 peserta, terdiri dari mahasiswa Profesi Ners serta beberapa tenaga kesehatan lainnya. Tujuan utama pelatihan ini adalah membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan esensial dalam penanganan kasus kegawatdaruratan trauma dan jantung, yang seringkali menjadi penentu prognosis pasien.
Materi pelatihan disampaikan secara komprehensif oleh instruktur profesional dari Smart Emergency, meliputi:
- Penanganan Awal Pasien Trauma: Evaluasi cepat, stabilisasi, dan intervensi awal pada berbagai jenis cedera.
- Basic Cardiac Life Support (BCLS) / Resusitasi Jantung Paru (RJP): Teknik RJP yang efektif untuk dewasa, anak, dan bayi, serta penanganan kasus henti jantung.
- Airway Management: Pengelolaan jalan napas pada pasien gawat darurat.
- Initial Assessment dan Secondary Survey: Prosedur penilaian pasien secara sistematis.
- Evakuasi dan Transportasi Pasien: Prinsip-prinsip aman dalam memindahkan pasien.
- Serta simulasi kasus klinis nyata untuk mengasah keterampilan peserta, dan sekaligus juara pelatihan BTCLS

Ibu Kartinah, S.Kep., Ns, MPH, selaku Sekretaris Program Studi Profesi Ners UMS mengatakan bahwa “Kolaborasi dengan Smart Emergency ini adalah langkah penting bagi kami untuk memastikan lulusan Ners kami siap menghadapi tantangan di lapangan dengan bekal keterampilan kegawatdaruratan yang mumpuni. Kami sangat bangga dengan antusiasme dan pencapaian para peserta.”
Senada dengan itu, Direktur Smart Emergency dalam statementnya bahwa “Kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas tenaga kesehatan di Indonesia melalui pelatihan yang relevan dan terkini. Pelatihan BTCLS ini sangat krusial dalam menyelamatkan nyawa dan meminimalkan kecacatan.”
Diharapkan, dengan bekal pelatihan BTCLS ini, para peserta, khususnya calon Ners, akan semakin percaya diri dan kompeten dalam memberikan asuhan keperawatan pada kondisi gawat darurat, baik di rumah sakit maupun di komunitas.
